Minggu, 14 Agustus 2022

Transformasi Teknologi, Siap-Siap Gunakan e-KTP Digital

Date:

Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kini sedang melakukan uji coba KTP elektronik (e-KTP) dengan bentuk digital.

Uji coba ini sudah mulai dilakukan sejak tahun 2021 kemarin dan sekarang sudah menjangkau 58 kabupaten/kota di Indonesia.

Dilansir dari Kompas pada Kamis (6/1/2022), Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah mengungkapkan, e-KTP digital memiliki tujuan dalam mempermudah dan mempercepat transaksi pelayanan publik dan privat.

“Identitas digital diterbitkan oleh menteri melalui Ditjen Dukcapil yang terintegrasi dengan sistem informasi administrasi kependudukan dan diterbitkan melalui pelayanan adminduk (adminduk) dan pelayanan pengguna secara daring,” ungkap Zudan.

Kelak, implementasi e-KTP digital ini bakal dilakukan secara bertahap.

Lalu, konsep e-KTP digital ini seperti apa? adakah perbedaan dengan e-KTP yang kini digunakan masyarakat.

Menggunakan ponsel pintar.

Zudan mengatakan, e-KTP digital nantinya akan disimpan di dalam ponsel pintar atau smartphone tiap-tiap masyarakat yang berbentuk foto e-KTP dan QR code.

Ini berarti berbeda dengan e-KTP fisik yang ada sekarang, dengan e-KTP digital identitas penduduk tak akan lagi dilakukan pencetakan dalam bentuk fisik.

“KTP-el tidak lagi dicetak seperti sekarang tetapi langsung disimpan ke HP penduduk,” kata Zudan.

Melalui konsep itu, untuk bisa mendapatkan e-KTP digital masyarakat harus memenuhi syarat yaitu sudah memiliki ponsel pintar. Tak hanya itu, penduduk juga wajib memiliki jaringan data internet.

“Dan masyarakat harus bisa menggunakan teknologi,” sebut Zudan.

Apabila smartphone yang menyimpan e-KTP digital rusak atau hilang, penduduk bisa meminta Dukcapil setempat untuk mengirimkan e-KTP digital ke ponsel baru.

“Tidak ada lagi konsep KTP-el hilang. KTP-el-nya didigitalkan dalam HP dan ada QR code-nya. Kalau HP hilang, ikut hilang itu identitas digitalnya. Nanti minta lagi ke Dukcapil dikirim ke nomor HP yang baru,” ujar Zudan.

Baca Juga  Pemerintah Diminta Adil Selesaikan Masalah Tenaga Honorer K2

Sebaliknya, untuk penduduk yang tak memiliki ponsel pintar, Kemendagri juga tetap memberikan layanan penerbitan e-KTP dalam bentuk fisik atau manual seperti saat ini.

Tentunya kondisi ini juga berlaku untuk masyarakat yang domisili daerahnya tak terjangkau internet.

“Dukcapil tetap menerapkan prinsip double track system services, pemberian layanan dengan dua jalur. Layanan digital dan layanan secara fisik manual,” tambahnya.

Cara mendapatkan e-KTP digital

Melalui kanal youtube Zudan Arif Fakrulloh, untuk bisa mendapatkan e-KTP digital ada beberapa langkah, yaitu:

  1. Instal aplikasi Identitas Digital pada ponsel pintar;
  2. Lakukan registrasi dengan memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat e-mail, dan nomor ponsel;
  3. Lakukan verifikasi data melalui face recognition;
  4. Verifikasi e-mail untuk dapat log in ke aplikasi.

Dari informasi yang ada, aplikasi ini nantinya tidak hanya akan memuat QR code e-KTP, namun juga biodata pemilik, data keluarga, dan dokumen lainnya yang sudah terintegrasi dengan NIK semisal sertifikat vaksin Covid-19, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), sampai kepemilikan kendaraan.

Meski demikian, hingga saat ini aplikasi tersebut masih diuji coba sehingga belum dapat digunakan. (kompas/AP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Gelar Pelatihan STEM, Kementerian Dikbudristek Apresiasi PHR

PEKANBARU (Gomediaku.com) – Kemendikbudristek mengapresiasi langkah proaktif PT Pertamina Hulu...

Bupati Siak Launching 100 Gerobak Z-Chicken Saat Kegiatan Bujang Kampng

Siak (Gomediaku.com) - Sempena kegiatan Bujang Kampung yang rutin...

TINA, Duta Batik Jambi

https://youtu.be/7qrZ-SToExc   Sebuah reportase yang menginspirasi. Yang datang dari seorang perempuan...