Beranda Advertorial Dari Janji ke Bukti: Berikut Deretan Capaian Cemerlang Agung Untuk Pekanbaru Dalam Satu Tahun

Dari Janji ke Bukti: Berikut Deretan Capaian Cemerlang Agung Untuk Pekanbaru Dalam Satu Tahun

0
Dari Janji ke Bukti: Berikut Deretan Capaian Cemerlang Agung Untuk Pekanbaru Dalam Satu Tahun

Pekanbaru (Gomediaku.com) – Masyarakat Pekanbaru menaruh harapan besar kepada Agung Nugroho sebagai Walikota Pekanbaru. Kini, harapan tersebut menjadi kenyataan. 

Pekanbaru di bawah kepemimpinan Agung Nugroho dan Markarius Anwar mencatat kemajuan terstruktur hingga melampaui target. Menjadi fondasi untuk melanjutkan transformasi menuju Pekanbaru yang lebih bersih, sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Dalam satu tahun terakhir, Pekanbaru menunjukkan satu hal yang jelas, yakni arah pembangunan bergerak lebih terstruktur, pelayanan publik makin mendekat ke warga, dan tata kelola kota mulai dibenahi secara menyeluruh.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menerima penghargaan peringkat dua nasional pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 dari Pemerintah Pusat atas keberhasilannya dalam menekan angka kemiskinan dan stunting.

Penurunan tarif parkir kendaraan bermotor

Sebelum kepemimpinan Agung di Pekanbaru, masyarakat Pekanbaru resah dengan tarif parkir di Kota Pekanbaru yang tidak memiliki aturan baku, sehingga memberatkan ekonomi masyarakat menengah ke bawah. 

Anggap saja, jika seseorang pengguna motor melakukan pemberhentian parkir sebanyak 5 kali dalam sehari dengan tarif dua ribu rupiah, maka dalam sehari harus membayar sebesar sepuluh ribu rupiah dan dalam sebulan harus merogoh kocek sebesar tiga ratus ribu rupiah, angka yang besar bagi masyarakat berpenghasilan Upah Minimum Regional provinsi Riau. 

Agung, sebagai walikota telah membuat peraturan tarif parkir sebesar seribu rupiah untuk kendaraan roda dua sebesar seribu rupiah dan mobil sebesar dua ribu rupiah yang diatur dalam Peraturan Walikota (Perwali) Kota Pekanbaru Nomor 2 Tahun 2025 tentang Peninjauan Tarif Retribusi Jasa Umum atas Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum

 

Lingkungan, Fokus Utama Yang Dibenahi Agung Nugroho

Tata kelola lingkungan dengan membenahi tata ruang serta pembenahan sarana dan prasarana menjadi fokus utama pembenahan Kota Pekanbaru untuk memberikan kenyamanan kepada seluruh masyarakat Kota Pekanbaru.

Baca Juga  Wako Pekanbaru Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes

Sektor lingkungan, Agung menginisiasi Gerakan Serbu Sampah digulirkan dan Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) yang dibentuk di 83 kelurahan, hal ini bermaksud untuk memperbaiki tata kelola sampah agar lebih tertib dan tertata.

Selain itu juga dilakukan penindakan terhadap pelaku pembuang sampah ilegal, penertiban 175 tiang reklame yang tidak sesuai dengan aturan. Perbaikan infrastruktur tercatat melampaui target. Lebih dari 42 kilometer jalan diperbaiki, 42 halte diremajakan, lampu penerangan dipasang, dan wifi gratis dihadirkan di sejumlah titik.

Pengendalian banjir dilakukan dengan penanganan 20 titik rawan, normalisasi sungai sepanjang 78,2 kilometer, drainase, dan DAS sepanjang 109,5 kilometer. Tidak hanya itu, untuk memperkuat visi Pekanbaru Green City, juga dilakukan penanaman 15 ribu pohon.

Pafda 2025, telah terjadi bencana ekologi banjir Sumatera di tiga provinsi, yaitu Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat, duet Agung dan Makarius menunjukkan solidaritas Pemerintah Kota Pekanbaru terhadap daerah terdampak banjir dengan memberikan bantuan tunai dan sembako masing-masing senilai Rp 3 miliar dan Rp 1,5 miliar.

Kota Pekanbaru juga menapaki babak baru dalam pengelolaan sampah melalui pengembangan proyek waste to energy (WTE) atau pengolahan sampah menjadi energi.

Kemajuan Lintas Sektoral

Pemerintah Kota Pekanbaru mendukung pendidikan dengan memberikan beasiswa S1 hingga S3, termasuk bagi Hafiz Al-Qur’an. Program Zero Putus Sekolah berhasil dapat menjaring 1778 anak dengan berbagai latar permasalahan dan mengembalikan 757 anak ke bangku pendidikan. Menanggulangi kendala ijazah yang tertahan dan membantu perlengkapan sekolah.

Dalam bidang prestasi dan penguatan identitas budaya turut mewarnai perjalanan setahun kepemimpinan Agung, Pekanbaru meraih Juara 2 MTQ Tingkat Provinsi Riau dan sukses menyelenggarakan MTQ ke-57 tingkat kota.

Guna mensukseskan wajib belajar 13 tahun pemerintah kota Pekanbaru telah mewujudkan pemenuhan 1 PAUD 1 Kelurahan dengan mengintegrasikan pada layanan posyandu serta meningkatkan kompetensi kader dengan mengadakan pelatihan kader posyandu yang menjadi bagian dari strategi menekan angka stunting dan memperkuat kualitas generasi mendatang.

Baca Juga  Terima SK Perpanjangan Jabatan, Muflihun Sah Kembali Jabat PJ Wali Kota Pekanbaru

Selain itu juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis, Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik dan kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita). Festival Kreatif Budaya Melayu digelar untuk menghidupkan nilai kultural sekaligus mendorong UMKM. Gaya hidup sehat didukung melalui Event Lari Pekanbaru 10K dan peresmian Stadion Mini Gelora Hang Tuah. Bazaar Pangan Murah berlangsung di 50 lokasi untuk menjaga daya beli masyarakat.

Pemberdayaan masyarakat diwujudkan lewat Program Rp 100 Juta per RW, sementara pengangkatan PPPK dan PPPK paruh waktu, serta pemberian tunjangan kinerja ke-14 memperkuat kapasitas aparatur. Dalam sektor pelayanan publik melalui kehadiran Mobil AMAN berupa layanan administrasi kependudukan.

Dari sisi tata kelola, utang warisan senilai Rp 467 miliar berhasil dilunasi, masuk investasi baru, dan proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) kini dapat diselesaikan hanya dalam satu jam.

Sebagai Bentuk komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam meningkatkan rasa aman dan perlindungan bagi masyarakat, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho secara resmi meluncurkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112.

Akselerasi Program Strategis Nasional (PSN) dan Pembangunan Pekanbaru

Pemerintah Kota Pekanbaru turut mendukung Makan Bergizi Gratis Terdapat 27 dapur umum MBG. Satu dapur umum menyiapkan sekitar 3.000-3.500 porsi MBG per hari. Koperasi Merah Putih Sebanyak 83 koperasi yang berbadan hukum di setiap kelurahan. Digitalisasi Pendidikan Program digitalisasi Pendidikan masih berlangsung. Salah satu contoh mendapat smart board atau papan tulis pintar di sekolah negeri Kota Pekanbaru. Sekolah Rakyat Pembangunan fisik masih dalam tahap persiapan dan lahan sudah tersedia. Siswa sudah mulai bersekolah di Sentra Abhiseka Kota Pekanbaru milik Kementerian Sosial.

Selain itu juga pengentasan Kemiskinan Intervensi menghapus kemiskinan ekstrem dan mendorong pengembangan UMKM sebagai alat penekan angka kemiskinan. Pengelolaan Sampah Terpadu Mengembangkan sistem pengelolaan sampah pengangkutan dan pengurangan timbulan sampah melalui Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) di setiap kelurahan. Pembangunan Rumah Swadaya Membangun 42 unit rumah layak huni baru dan rehabilitasi 12 unit rumah. Pembangunan Gas Kota Memiliki 20 ribu sambungan rumah jaringan gas. (ADV)

Baca Juga  Di Forum SKK Migas, Rasidah Alfedri Bahas Stunting

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini