Sambut Sekolah Tatap Muka 2022, Ini Aturan Terbarunya

Date:

Jakarta – Pemerintah mulai memperbolehkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di kawasan daerah dengan level PPKM 1, 2 dan 3 per Januari 2022. Selain disebabkan situasi pandemi yang relatif terkendali, pemerintah menimbang sudah saatnya para siswa sekolah merasakan lagi bagaimana pengalaman belajar yang sesungguhnya selepas hampir dua tahun hanya melakukan pembelajaran di rumah.

Dilansir dari CNBC Indonesia, aturan soal sekolah tatap muka di kondisi pandemi ini diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri terbaru. Salah satu keputusannya yaitu sekolah di wilayah PPKM level 1 dan 2 dapat menggelar sekolah tatap muka setiap hari dan jumlah siswa 100 persen dengan sejumlah ketentuan.

Lalu bagaimana dan apasaja ketentuan PTM Terbatas di wilayah PPKM level 1-4? Berikut ketentuan selengkapnya:

PTM Terbatas di Daerah PPKM Level 1-2

1. Untuk sekolah dengan minimal 80% pendidik/tenaga kependidikan dan 50% warga masyarakat lansia sudah divaksinasi dosis 2:

– Siswa melakukan sekolah tatap muka setiap hari
– Jumlah peserta didik 100% dari kapasitas ruang kelas
– Durasi belajar paling banyak 6 jam pelajaran per hari

2. Untuk sekolah dengan 50-80% pendidik/tenaga kependidikan dan 40-50% warga masyarakat lansia sudah divaksinasi dosis 2:

– Siswa melakukan sekolah tatap muka bergantian setiap hari
– Jumlah peserta didik 50% dari kapasitas ruang kelas
– Durasi belajar paling banyak 6 jam pelajaran per hari

3. Untuk sekolah dengan vaksinasi dosis 2 pada pendidik/tenaga kependidikan kurang dari 50% dan pada warga masyarakat lansia kurang dari 40%:

– Siswa melakukan sekolah tatap muka bergantian setiap hari
– Jumlah peserta didik 50% dari kapasitas ruang kelas
– Durasi belajar paling banyak 4 jam pelajaran per hari

Baca Juga  2015, Putra-putri Rohil Mendapat Jatah Kuliah di Bekasi

PTM Terbatas di Daerah PPKM Level 3

1. Untuk sekolah dengan minimal 40% pendidik/tenaga kependidikan dan minimal 10% warga masyarakat lansia tingkat kabupaten/kota sudah divaksinasi dosis 2:

– Siswa melakukan sekolah tatap muka bergantian setiap hari
– Jumlah peserta didik 50 % dari kapasitas ruang kelas
– Durasi belajar paling banyak 4 jam pelajaran per hari

2. Untuk sekolah dengan vaksinasi dosis 2 pada pendidik/tenaga kependidikan kurang dari 40% dan pada warga masyarakat lansia kurang dari 10%, dilaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

PTM Terbatas di Daerah PPKM Level 4

PTM Terbatas di Daerah PPKM Level 4 tidak diizinkan. Sebagai pengganti, siswa diberikan pembelajaran jarak jauh.

Dalam SKB tersebut juga ada ketentuan bagi guru dan tenaga kependidikan. Yakni:

– Pendidik dan tenaga kependidikan yang menjalankan tugas pembelajaran atau bimbingan saat PTM Terbatas wajib sudah mendapat vaksin Covid-19.

– Pendidik dan tenaga kependidikan yang tidak boleh atau ditunda menerima vaksin Covid-19-19 karena komorbid tidak terkontrol atau kondisi medis tertentu berdasarkan keterangan dokter melaksanakan tugas pembelajaran atau bimbingan lewat PJJ

Selain itu, dari akun Instagram resminya @kemendikbud.ri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melarang pemerintah daerah (Pemda) menambahkan aturan yang lebih berat bagi sekolah yang menyelenggarakan PTM terbatas sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah daerah wajib mendukung kegiatan sekolah berangsur pulih di daerah yang memenuhi syarat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

KH Zulfa Mustofa Semangati PCNU Palembang dalam Berkhidmat

Palembang, GoMediaku.com - Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul...

Bupati Siak: Tidak Ada Alasan untuk Bermalas-malasan

  Siak, Gomediaku.com --BUPATI Siak Alfedri meminta kepada seluruh Aparatur...

Dewan Kehormatan PWI Pusat: Bantuan BUMN untuk Kegiatan UKW Harus Diterima Utuh

Jakarta, GoMediaku.com - Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Sasongko...

JMSI Riau Kunjungan Silaturahmi ke Pemkab Siak, Sekda Arfan Usman: Terimakasih Senior

Siak Sri Indrapura, GoMediaku.com - Ketua Pengda Jaringan Media...