PTM Terbatas di Pekanbaru Disertai Surat Pernyataan, Orangtua Mengaku Tidak Keberatan

0
Ilustrasi. (f: int)

Pekanbaru, GoMediaKu.Com – Penerapan PTM (pembelajaran tatap muka) terbatas yang dilakukan sekolah-sekolah di Kota Pekanbaru, yang disertai dengan surat pernyataan orangtua/wali murid, diniai sejumlah orangtua/wali murid sebagai sesuatu yang tidak memberatkan.

Utari, salah seorang wali murid di SDN 083 yang berlokasi di Kecamatan Bukit Raya, mengaku tidak keberatan atas persyaratan yang diminta pihak sekolah dalam pelaksanaan PTM. “Tidak masalah. Tidak memberatkan kok,” katanya yang juga mengaku siap mengantar dan menjemput anaknya tepat waktu.

Sebagaimana diketahui, para orangtua atau wali murid untuk para siswa yang ada di Kota Pekanbaru diminta untuk menandatangani surat pernyataan bermaterai, yang mengizinkan anaknya untuk kembali mengikuti PTM di sekolah-sekolah yang ada di ibukota Provinsi Riau itu.

Kebijakan itu dilakukan menyusul setelah turun levelnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pekanbaru dari IV ke III. Penurunan level itu dibarengi dibarengi dengan pembolehan satuan pendidikan menyelenggarakan PTM terbatas.

Salah satu yang memberlakukan kebijakan itu adalah SDN 083 yang ada di Kecamatan Bukit Raya. Pihak sekolah meminta orangtua menandatangani surat pernyataan bermaterai Rp10.000.

Surat pernyataan berisi bahwa orangtua mengizinkan anaknya mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) melalui PTM secara bertahap selama masa transisi dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Dalam surat pernyataan tersebut juga diminta orangtua membekali anak dengan masker, hand sanitizer bekal sekolah dan perlengkapan sekolah. Selama PTM para siswa juga tidak dibenarkan pinjam-meminjam barang. Termasuk, orangtua diminta mau mengikuti shift belajar yang sudah diatur pihak sekolah demi menghindari kerumunan. (Nur Ismi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan Masukkan Komentarmu
Silakan Masukkan Nama Disini