Beranda Nasional Kapolri: Pemikiran Radikal Sulit untuk Diperangi

Kapolri: Pemikiran Radikal Sulit untuk Diperangi

0
2937

GONTOR, gomediaku.com-Ribuan mantan pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) akan dipulangkan ke daerah masing-masing dari Menpawah, Kalimantan Barat. Sebelumnya rumah eks anggota Gafatar dibakar karena dianggap meresahkan masyarakat.

”Kelompok radikal dalam sisi pemikiran bukan radikal dalam tindakan. Tindakan itu emosional, tapi kalau pemikiran-pemikiran radikal itu yang sulit untuk diperangi karena itu pahamnya seperti itu,” ujar Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di acara Silatnas Gontor, Sabtu (23/1/2016), sebagaimana dilansir merdeka.com.

Ia juga menganggap media berpengaruh terhadap aksi warga tersebut karena sebelumnya media secara masif memberitakan hilangnya dokter Rica. Masyarakat khawatir sehingga menimbulkan penolakan.

”Tentu sikap aparat pemerintah yang pertama jangan sampai ada korban, kalau bisa diamankan ya diamankan, kalau tidak tentu harus ada yang dievakuasi. Prosesnya dari dialog sudah mulai dilakukan nyatanya masyarakat sudah mulai emosi,” tandasnya. (ee)

Teks Foto: Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. (f: merdeka.com)

Baca Juga  Menteri Susi Ingin Penangkapan Ikan dan Tambang di Dekat Pantai Dibatasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini