Beranda Ragam Komunitas Ini Respon Aktivis Pemuda Riau Setelah PUB dan KTV Poker Ditutup

Ini Respon Aktivis Pemuda Riau Setelah PUB dan KTV Poker Ditutup

0
2286

Aktivis pemuda Riau meminta Pemrov dan pihak berwenang untuk bersikap tegas menolak dan memberikan sanksi bukan hanya menutup tempat PUB dan KTV Poker di Pekanbaru

Sabtu 10 Desember 2022 resmi gelar pembukaan PUB dan KTV poker
Hal ini menimbulkan ke Gaduhan bagi masyarakat setempat.

Angga panusunan siregar eks ketua DPM UNRI 2021 yang juga menjabat sebagai kabid pengurus KAMMI wilayah Riau mengecam adanya pendirian usaha berbasis resiko pub dan KTV yang di anggap mencedrai julukan kota pekanbaru sebagai kota madani.

“Berdiri dan berkegiatan di sudut kota keramaian di tengah-tengah pusat pendidikan, berhadapan langsung dengan salah satu pesantren dan tidak begitu jauh dengan 2 kampus besar Riau ini saja sudah mnyalah, apalagi tempat dugem itu ada di kota madani dan rumpun adat melayu yang menjunjung adab dan budaya yang sangat agamis.”

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyatakan belum pernah mengeluarkan izin operasional untuk Pub & KTV Joker Poker tersebut.

Polda Riau juga menegaskan bahwa tempat hiburan malam Pub & KTV Joker Poker di Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru, tidak mengantongi izin.

Kedatipun demikian Angga menilai belum adanya tindakan tegas dari aparatur maupun pemerintah mengenai hal ini, dia meminta.

“Meskipun Pemprov, pj walikota pekanbaru bahkan kapolda sudah bersuara di media. Tapi saya melihat belum ada tindakan konkreat yang berjalan di lapangan. Bahkan sudah jelas tempat dugem itu beroprasi tanpa terverifikasi izin, maka saya meminta Pemprov dan pihak berwenang untuk tegas menolak dan memberikan sanksi yang jelas. Usut tuntas siapa di balik layar terselenggara dan berdirinya tempat tersebut. Karena menyelenggarakan kegiatan yang menimbulkan permasalahan publik apalagi tanpa izin usaha resmi itu sudah sangat menyalahi aturan.”

Baca Juga  Jurnalis Perempuan Dilatih Aman Buat Berita Investigasi Secara Daring

Sambung Angga panusunan siregar yang juga sebagai direktur eksekutif pemuda merdeka riau.

Adapun tempat dugem tersebut bertolak belakang dengan janji Gubernur Riau, Syamsuar, yang gencar bangun Quran Center, Rumah Tahfidz serta hal lainnya yang berbau Islam.

Dan itu sangat mendegradasi nilai moral masyarakat Riau dan nilai leluhur bangsa melayu yang tinggi dengan adab dan kegiatan positif, kita tidak ingin budaya liar bebas masuk dan merusak pemuda pemudi riau. Rilis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini