Senin, 16 Mei 2022

Tangan Dingin Duet Firdaus-Ayat Berjaya, Pekanbaru Raih Multiprestasi di 2 Periode

Date:

Tak banyak yang tau jika nama Kota Pekanbaru dahulunya dikenal dengan sebutan “Senapelan” (dari sebuah bandar bernama dusun Senapelan) yang pada kala itu dipimpin oleh seorang Kepala Suku yang dikenal dengan nama Batin.

Lahir pada hari Selasa, 21 Rajab 1204 Hijriah atau 23 Juni 1784, Pekanbaru terlahir kemudian dengan nama Pekan Baharu. Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazamsyah yang bergelar Mahrum Bukit memimpin Pekan Baharu yang kemudian disebut sebagai Pekanbaru berhasil membuat kota ini tumbuh menjadi kota dagang yang ramai dan sibuk disambangi oleh saudagar dari beragam negara yang ada di dunia.

Geografis kota Pekanbaru yang terletak tepat di tengah-tengah pulau Sumatera dan berdekatan dengan negara jiran, dibelah Sungai siak, kapal-kapal angkutan barang milik saudagar dari berbagai penjuru negeri berdatangan untuk berdagang.

Situasi ini membuat Pekanbaru sukses terus bertumbuh dan bertransformasi menjadi sebuah Kota yang sibuk. Kota ini menjelma sebagai daya tarik investasi yang luar biasa baik dulu, sekarang dan akan datang. Apalagi letak kota Pekanbaru berada di kawasan segitiga pertumbuhan ekonomi Indonesia, Singapura dan Malaysia.

Geografis daerah Pekanbaru yang berada tepat di tengah-tengah pulau Sumatera dan menjadi ibukota dari Provinsi Riau, tak hanya mampu mengantarkan Pekanbaru sebagai wajah pertumbuhan Riau yang cepat, tetapi juga pada Swarnadwipa atau Sumatera terutama Indonesia bahkan Asia Tenggara.

Kota Pekanbaru menjelma sebagai salah satu sentra ekonomi terbesar di pulau Sumatra dan termasuk kota yang memiliki tingkat pertumbuhan, migrasi, dan urbanisasi yang tinggi.

Sebelum tahun 1960 Pekanbaru hanyalah kota yang memiliki luas 16 km² saja yang kemudian terus bertambah menjadi 62,96 km² di mana memiliki 2 kecamatan yaitu kecamatan Senapelan dan kecamatan Limapuluh.

Pertumbuhan yang terus berlanjut membuatnya meluas pada tahun 1965 menjadi 6 kecamatan, dan pada tahun 1987 menjadi 8 kecamatan yang memiliki luas wilayah 446,50 km², sesudah Pemerintah daerah Kampar menyetujui untuk memberikan sebagian dari wilayahnya untuk keperluan perluasan wilayah Kota Pekanbaru, yang lalu ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 1987. Perluasan terus berlanjut hingga pada tahun 2003 dengan jumlah kecamatan yang dimekarkan menjadi 12 kecamatan.

Tepat tanggal 30 Desember 2020 menurut Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 2 Tahun 2020, Pemerintah Kota Pekanbaru secara resmi melaksanakan pemekaran dan penyesuaian juga penghapusan kecamatan dan kelurahan di Kota ini. Dengan demikian jumlah saat ini Kota Pekanbaru mempunyai 15 kecamatan dengan 83 kelurahan.

Pekanbaru juga dijuluki kota Bertuah atau Kota Madani.

Pekanbaru di Era Duet Firdaus-Ayat 2012-2022

Pekanbaru Terima Penghargaan IGA 2021 Kategori Daerah Sangat Inovatif
Pekanbaru Terima Penghargaan IGA 2021 Kategori Daerah Sangat Inovatif

Pasangan Walikota dan Wakil Walikota DR. H. Firdaus, S.T, M.T, dan Wakil Walikota Pekanbaru, H. Ayat Cahyadi, S.Si memimpin kota Pekanbaru pada periode 2012-2017 dan 2017-2022. Di bawah kepemimpinan pasangan ini diusung visi dan misi dengan tujuan pembangunan Terwujudnya Pekanbaru Metropolitan Madani dan Pekanbaru Smart City Madani. Duet ini juga telah berpikir ke depan dengan merencanakan pembangunan berbasis superblock.

Ada pengembangan kota-kota baru di kawasan dan daerah Kota Pekanbaru sebagai bentuk upaya mempengaruhi naiknya pertumbuhan wilayah Pekanbaru yang baru 30 persen disentuh pembangunan.

Baca Juga  Diguyur Hujan, Wabup Khairizal Lantik Ratusan Pejabat Eselon Tiga Dan Empat

Sebagai contoh upaya tersebut dalam perluasan kawasan pusat pemerintahan Kota Pekanbaru dari Jalan Sudirman ke kawasan Tenayan Raya Pekanbaru. Pada areal seluas 100 hektare, dibangun megah komplek perkantoran baru yang kini sudah menjadi kawasan pemerintahan yang terintegrasi satu dengan yang lainnya.

Kawasan baru ini juga terus dikembangkan. Tak main-main, ada 3000 hektare lebih kawasan yang disiapkan sebagai kawasan Industri yang diberi nama Kawasan Industri Tenayan di mana letaknya berada di pinggir Sungai Siak yang dikenal sebagai sungai terdalam di tanah air.

Kota Pekanbaru juga terus maju menjadi pemrakarsa patron pembangunan terintegrasi dengan kabupaten/ kota yang berbatasan langsung yang mana kemudian diberi nama Pekan Sikawan.

Pekan Sikawan sendiri adalah singkatan dari Pekanbaru, Siak, Kampar dan Pelalawan yang tentunya merupakan daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan kota bertuah ini.

Ada banyak potensi pembangunan terintegrasi sesuai cita-cita Walikota Pekanbaru, DR. H. Firdaus, S.T, MT. Sebut saja bidang infrastruktur semisal jalan lingkar, transportasi yang terintegrasi, pembangunan kawasan industri hingga rencana pembangunan aerocity yang akan menjadi bandara dengan wilayah terbesar di Provinsi Riau.

DR. H. Firdaus, ST, MT, yang memiliki gelar Datuk Bandar Setia Amanah dan H. Ayat Cahyadi, S.Si yang bergelar Datuk Muda Bandar Setia Amanah, periode 2012 – 2017, memimpin kota Pekanbaru dengan visi “Terwujudnya Kota Pekanbaru sebagai Pusat Perdagangan dan Jasa, Pendidikan, serta Pusat Kebudayaan Melayu, Menuju Masyarakat Sejahtera yang Berlandaskan Iman dan Taqwa”. Di antara visi tersebut  adalah Mewujudkan Pekanbaru Metropolitan Madani.

Bersama-sama dengan seluruh perangkat pemerintah, visi tersebut secara keseluruhan telah dilakukan. Semata-mata untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam terlibat langsung pada setiap kegiatan pembangunan, Walikota Pekanbaru, DR. H. Firdaus, ST, MT yang visioner melucurkan program Pemberdayaan Masyarakat Berdasarkan Rukun Warga (PMBRW).

Sebagai kota yang memiliki pendekatan agamis, Pemko Pekanbaru turut merilis program Masjid Paripurna di mana merupakan implementasi pada program sebelumnya, yaitu Magrib Mengaji. Ada 100  Masjid Paripurna yang terpencar di seluruh Kelurahan dan Kecamatan di kota Madani. Masjid tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat aktivitas masyarakat baik bidang keagamaan, ekonomi dengan koperasi syariah, sosial dan pusat informasi. Sehingga terwujudnya masyarakat yang Madani.

Tahun 2017-2022 yang merupakan periode kedua pasangan ini, kembali mengusung visi Terwujudnya Pekanbaru Smart City Madani. Secara harfiah, Smart City atau kota pintar adalah konsep pemberdayaan teknologi sebagai pemudahan pengelolaan pemerintah dan pelayanan masyarakat.

Sedangkan Madani memiliki arti sebagai Kota yang memiliki akhlak mulia, taat menjalankan ibadah, patuh pada ketentuan dan aturan yang berlaku, peradaban maju, moderen, memiliki kesadaran sosial yang kuat, gotong royong, toleran, dalam sistem politik yang demokratis dan ditopang oleh supremasi hukum yang berkeadilan, berpendidikan maju, berbudaya Melayu, aman, nyaman, damai, sejahtera, bertanggungjawab serta berlandaskan iman dan taqwa.

Visi ini tentunya tak lepas dari visi-misi pada periode pertama kepemimpinan duet Firdaus-Ayat. Ada 6 (enam) pilar untuk menjadikan Kota Pekanbaru sebagai smart city Madani. Diantaranya Smart Government (pemerintahan pintar), Smart Economy (ekonomi pintar), Smart Mobility (mobilitas pintar), Smart People (masyarakat pintar), Smart Living (lingkungan pintar), dan Smart Environtment (Hidup pintar). Smart Government merupakan suatu sistem pemerintahan yang meggunakan teknologi informasi untuk meningkatkan kinerja instansi pemerintah dalam memberikan pelayanan publik secara lebih cepat, lebih baik dan lebih murah baik secara internal (birokrasi) maupun eksternal (masyarakat) melalui e-government dan e-democracy.

Strategi sukses yang telah diraih Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mewujudkan Pemerintahan yang cerdas dengan layanan publik yang terintegrasi, saat ini Pemerintah Kota Pekanbaru telah mendirikan dan mempunyai Mal Pelayanan Publik (MPP) yang menurut penilaian Pemerintah Nasional Kementerian PAN-RB, Mal Pelayanan Publik Pekanbaru adalah Mal Pelayanan Publik terlengkap di Indonesia, yang memberikan layanan baik secara online maupun konvensional.

Baca Juga  Plt Bupati Sukiman: Pemkab Rohul Komit Tuntaskan Persoalan Tapal Batas

Keputusan besar yang dilakukan Walikota Pekanbaru adalah dengan memperluas pusat pemerintahan dari Pusat ke Kota ke Kecamatan Tenayan Raya. Di atas areal seluas 100 hektare, dibangun komplek perkantoran baru yang kelak menjadi kawasan pemerintahan yang terintegrasi satu dengan yang lainnya.

Smart Economy disebut sebagai roh pembangunan di Kota Pekanbaru. Memanfaatkan segala potensi yang dimiliki Kota Pekanbaru akan terwujud Kota yang berkembang pesat dan menjadi lokomotif ekonomi baru di Asia Tenggara.

Dr.. H. Firdaus, ST, MT bersama Wakil Walikota Pekanbaru H. Ayat Cahyad, S.Si tidak hanya membangun fisik kota saja, tetapi juga konsisten dalam melakukan pembangunan Sumber daya manusia, dengan pembangunan mental masyarakat, sebagai roh kota menjadi masyarakat yang madani.

Melalui konsep Smart People, masyarakat bisa memanfaatkan sarana infrastruktur yang disediakan oleh pemerintah di lingkungannya masing-masing. Dalam hal ini, masyarakat dituntut ikut berpartisipasi aktif dalam pengelolaan dan penyelenggaraan kota, serta menjadi pengguna kota yang aktif.

Begitu pula dengan sektor Pendidikan, Pekanbaru memiliki banyak Kampus-kampus terkemuka dan terbaik diantaranya,  Universitas Riau, Universitas Islam Riau, Universitas Muhammadiah Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Universitas Lancang Kuning, Universitas Abdul Rab, Politekik Caltex Riau, Persada Bunda dan perguruan tinggi negeri maupun swasta lainnya.

Smart mobility merupakan implementasi sebuah kota yang menggunakan sistem pergerakan dengan sesedikit mungkin, hambatan yang serendah mungkin, dan waktu tempuh sesingkat mungkin. Pekanbaru juga mempunyai  akses transportasi yang sudah terkoneksi dengan baik. Tidak hanya itu, aplikasi transportasi secara online yang berkembang di Pekanbaru turut memberikan kemudahan bagi pendatang dalam hal menyusuri Kota bertuah.

Pekanbaru juga menjadi pionir dengan metode pembangunan terintegrasi antara kabupaten yang berbatasan langsung dengan Pekanbaru yang kemudian diberi nama Pekan Sikawan. Pekan Sikawan merupakan anonim dari Pekanbaru, Siak, Kampar dan Pelalawan yang merupakan wilayah perbatasan langsung pada Kota Pekanbaru.

Ada banyak macam kesanggupan pembangunan terintegrasi sesuai cita-cita Walikota Pekanbaru, DR. H. Firdaus, S.T, MT, mulai dari bidang infrastruktur sejenis jalan lingkar, transportasi yang terintergrasi, pembangunan kawasan indutsri hingga rencana pembangunan aerocity yang akan menjadi bandara dengan wilayah terbesar di Riau.

Baca Juga  Pansus DPRD Pekanbaru Apresiasi Program Masjid Paripurna

Smart Environment merupakan lingkungan yang mampu memberikan kenyamanan, keindahan fisik maupun non fisik, juga keberlanjutan sumber daya bagi masyarakat. Dalam hal ini Pekanbaru sudah memiliki beberapa Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Dilihat dari sisi geografis, Pekanbaru memiliki kawasan yang luas, tetapi hanya 34 persen yang sudah dikembangkan. Maka dari itu, ada banyak kawasan di wilayah Pekanbaru ini bisa dikembangkan serta menjadi daerah dengan potensi investasi baik dalam maupun luar negeri.

Dimasa kepemimpinan Firdaus-Ayat, Kota Pekanbaru meraih beragam prestasi membanggakan tingkat nasional di tanah air. Sejak tahun 2012 hingga 2022 ini, Pemerintah Kota Pekanbaru sudah berhasil meraih sebanyak 86 (Delapan Puluh Enam) penghargaan baik di tingkat provinsi hingga nasional (data terlampir).

Selanjutnya, ada sebanyak 27 penghargaan yang didapatkan oleh Walikota Pekanbaru dari tahun 2012-2022, antara lain :

  1. Penghargaan Walikota Inspiratif (2016) dari SIndo Weekly,
  2. Penghargaan Walikota Enterpreneur Award 2017 dari Markplus Inc.,
  3. Prediket Pemimpin Visioner bagi Walikota Pekanbaru DR. H. Firdaus, ST, MT. dari Pimpinan MNC Group dalam acara The Power of Collaboration di Jakarta,
  4. Penghargaan Achievement of Waste Management di Bali oleh Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia (Kopitu)
  5. Penghargaan Sebagai Kepala Daerah Berkinerja Terbaik Dalam Pengembangan Kota Sebagai Tujuan Investasi
  6. Penghargaan atas Dedikasi dalam Pengembangan Peran Masjid di Kota Pekanbaru
  7. Walikota Pekanbaru Raih Penghargaan Pembina Pelayanan Terbaik Tingkat Nasional
  8. Penghargaan Nirwasita Tantra Award
  9. Piala Adicita Sewaka Pertiwi.

MULTIPRESTASI DI TAHUN 2021

Raihan Capaian Vaksinasi tertinggi di wilayah Provinsi Riau
Raihan Capaian Vaksinasi tertinggi di wilayah Provinsi Riau

Keberhasilan kepemimpinan duet ini juga mengundang banyak penghargaan sepanjang tahun 2021. Meski sedang dalam kondisi, di mana kondisi saat itu segala pihak terus berusaha melakukan perlawanan terhadap pandemi Covid-19 sejak 2020, tetapi roda Pemerintah Kota Pekanbaru tetap berjalan dengan lancar.

Pencapaian ini terbukti melalui awards dan aneka pencapaian sepanjang tahun 2021 kemarin.

Sebagai conto, penghargaan bergengsi yaitu Kota Sangat Inovatif, Kota Digital, Kota Tangguh, Kota Berdaya Saing Sangat Tinggi dan Peringkat Tujuh dari 100 Kota Smart di Indonesia.

Terlebih hal yang sangat membanggakan bagi warga Pekanbaru adalah Pekanbaru telah dinobatkan oleh pemerintah pusat maupun dari stakeholder di lingkup nasional sebagai Kota dengan tujuan investasi terbaik di Indonesia 8 tahun berturut-turut sejak tahun 2014, Kota dengan jumlah penduduk miskin terendah di Indonesia, Kota yang memiliki perputaran uang terbesar di luar pulau jawa, Kota yang memiliki MPP terlengkap di Indonesia sehingga menjadi role model di tanah air.

Pemerintah kota juga berusaha melakukan berbagai upaya secara bertahap dalam memulihkan ekonomi yang terdampak dikarenakan pandemi. Kota Pekanbaru berhasil menekan angka kemiskinan sehingga menjadi kota dengan penduduk miskin terendah ke enam di Indonesia.

Dengan adanya berbagai capaian, bisa dikatakan ini membuktikan kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Dr. Firdaus, S.T, M.T dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi tetap meningkatkan kinerja pembangunan menjelang berakhir masa jabatannya pada Mei 2022 nanti. Kota Pekanbaru sebagai Kota Metropolitan Madani segera menjelma menjadi Kota Megapolitan dengan perkembangan yang sangat pesat di berbagai bidang. (ADV/AP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Berikut Kata Pakar Hukum Tata Negara Terkait 2 Calon Pj Kepala Daerah Bukan Usulan Gubri

Pekanbaru - Sampai detik ini nama calon Penjabat (Pj)...

10 Tahun Kepemimpinan DR.H. Firdaus ST.MT Walikota Pekanbaru Dimata Jurnalis

Pekanbaru, - Menjadi orang nomor satu di Pekanbaru hingga...

Lebaran Ceria, Diskominfotiks Rohil Sukses Gunakan Aplikasi Kerjasama Media

Rohil, - Hari Raya Idul Fitri kian dirasakan oleh...

Pertahankan Energi Jangka Panjang Ternyata Tubuh Butuh Protein

Gomediaku.Com - Seperti yang kita ketahui, protein tentunya sangat...