Beranda Ragam Hukrim Pemilik Dealer Bermotor di Rohul Bonyok Digimbal Warga

Pemilik Dealer Bermotor di Rohul Bonyok Digimbal Warga

0
2550

ROHUL, gomediaku.com-Naas nasib Er, pengusaha dealer motor di Pasirpangaraian, digimbal ratusan warga Lubuk Bendahara, Kecamatan Rokan IV Koto, Rokan Hulu, Rabu tengah malam (30/9).

Sang dealer bersama temannya datang ke Lubuk Bendahara mengendarai mobil, diamuk warga karena saat itu dalam kondisi mabuk dan berbuat onar.

Informasi yang dihimpun dari TKP menyebutkan, awalnya pengusaha dealer itu dilarang berhubungan dengan gadis desa itu yang bernama Ayu.

Ayu Gadis manis kembang desa bekerja di salah satu perusahaan pembiayaan di Ujungbatu, dilarang berhubungan karena pengusaha dealer itu sudah punya istri.

Tak terima dilarang oleh keluarga si gadis, Rabu sekira pukul 19.30 WIB, Er datang ke Lubuk Bendahara dengan 4 teman prianya. Er mengaku ke warga bahwa 4 pria dibawanya 2 orang diantaranya anggota Polres Rohul, dan 2 orang pria lagi ketua pemuda.

”Saat dia datang, mulut si Er ini berbau minuman alkohol. Dia sempat menelepon abang si cewek dengan nada yang keras dan bahasa caci maki dan kotor,” ungkap warga tak bersedia sebutkan identitasnya kepada wartawan, Kamis (1/10/15).

Karena takut terjadi keributan, lantas Kepala Dusun setempat coba berkonsultasi dengan Kepala Desa Lubuk Bendahara Yusro Fadly, Kapolpos, pemuda dan ninik mamak. Kemudian, Kadus mendatangi rumah adiknya didampingi tokoh adat setempat Hazbar Zas bergelar Datuk Tumenggung. Namun Er sudah pulang saat itu.

Diduga tidak puas, sekira pukul 23.30 WIB, pengusaha sepeda motor itu datang lagi ke Pasar Lubuk Bendahara. Kali itu, ia membawa 2 pria diduga preman sewaan. Di pasar itu, pria beristri itu disambut oleh Datuk Tumenggung dan beberapa pemuda, namun diduga ia malah menantang warga dengan nada kasar dan hinaan.

Baca Juga  Kapolda: Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas

”Mana pemuda kalian tu, mana adat kalian tu, bodat kalian,” kata warga menirukan makian dan perkataan Er yang tak pantas.

Aksi pengeroyokan ratusan warga dibenarkan oleh Kades Lubuk Bendahara Yusro Fadly. Menurut Fadly, pengeroyokan secara spontanitas tanpa dikomandoi. Karena merasa dihina, ratusan warga yang sudah berkumpul di pasar marah. Warga lantas mengeroyok Er dan dua pria diduga preman yang disinyalir sedang mabuk hingga babak belur.

”Namun satu pria lagi berhasil melarikan diri saat aksi pengeroyokan tersebut,” jelasnya.

Dari insiden itu, ungkap Fadly, tidak menyebabkan korban jiwa karena personel dari Polsek Rokan IV Koto tiba di lokasi lebih cepat. Er dan seorang temannya kemudian digelandang ke Mapolsek.

”Mobil Xenia pengusaha ini sempat diamankan di desa, karena takut dibakar oleh warga yang sedang marah,” tandas Fadly menjawab wartawan.

Sementara, Kapolsek Rokan IV Koto AKP Ahmad Yul mengakui masalah menimpa pengusaha dealer tersebut sudah diselesaikan secara adat oleh ninik mamak Lubuk Bendahara. Dan hingga Kamis sore, masih dimediasi.

”Tidak ada yang melapor, makanya masalahnya diselesaikan oleh ninik mamak. Ada anggota saya ada disana,” jelas AKP Ahmad Yul saat dihubungi via handphonenya. (Yus)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini