Milad Tuan Guru Syekh Muhammad Nur Ali, Pimpinan Pondok Pesantren Naqsyabandiyah Al Kholidiyah Jallaliyah

0
1669

SIMALUNGUN (gomediaku.com) – Ratusan Jemaah Thoriqat Naqsyabandiyah Alkholidiyah Djalaliyah Bandar tinggi yang datang dari berbagai daerah se-Sumatera Utara memadati Aula Akbar Pondok Pesantren DR. Syekh Salman Daim Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam Kabupaten Simalungun Sumatera Utara, Jumat (10/11) untuk merayakan Milad Tuan Guru DR. Syekh Muhammad Nur Ali.S.Ag,M.Hum yang ke 54.

Acara tasyakuran diawali dengan pembacaan Ayat Suci Alquran yang disampaikan oleh Syekh Muda Abdul Karim, dilanjutkan dengan kata sambutan mewakili seluruh Jemaah disampaikan oleh Syekh Muda Abdul Azis Kamil dilanjutkan dengan Tausiyah yang disampaikan langsung oleh Tuan Guru Syekh Muhammad Nur Ali.

Dalam tausiyahnya Tuan Guru Syekh Muhammad Nur Ali menyampaikan, “bila kita berbicara persoalan milad atau ulang tahun, pastinya kita berbicara persoalan usia atau umur yang diberikan Allah SWT kepada kita, bahwa usia atau umur kita ini tidak dapat disesuaikan dengan keinginan kita, sebab segala yang telah dikodratkan oleh Allah swt, tidak dapat ditunda atau dipercepat walau sedetikpun.”

Tuan guru menyampaikan  bahwa apa yang diberikan Allah swt kepada kita semuanya tidak ada yang terlepas dari hukum dan ketentuan Allah SWT, mulai dari nafas dan denyut jantung. Harus ada kesadaran kita tentang adanya kebersamaan Allah SWT di dalam diri kita untuk membentuk keseimbangan dalam diri kita baik secara lahir maupun batin.

Bahwa di setiap denyut jantung kita, dan naik turunnya nafas kita dalam sehari semalam itu tidak terhitung jumlahnya harus diisi dengan zikrulloh yang senantiasa mengiringi, selama kita masih diberi kehidupan oleh Allah SWT.

Syekh Muhammad Nur Ali juga menyampaikan “bila dengan berzikrulloh hanya untuk mencari ketenangan dan ketentraman hati, maka kita masih gagal memaknainya, sebab dalam makna yang lebih dalam lagi atau makna yang hakiki bahwa dengan berzikrulloh untuk dapat bertemu dengan Allah SWT, sebab Allah SWT sesuai dengan beberapa firman-Nya dalam kitab Suci Al-Quran bahwa Allah sungguh sangat dekat dengan kita bahkan lebih dekat dari urat leher kita sendiri.”

Baca Juga  Terima Paket Bantuan Sembako, Janda Ini Doakan JMSI Inhu

“Bahwa bila Allah SWT itu sudah begitu dekat dengan kita, namun masih banyak diantara kita yang belum atau tidak kenal kepada Allah Swt, oleh karenanya mari kita senantiasa menumbuh kembangkan kesadaran kita bahwa dalam setiap aktifitas fisik kita, senantiasa adanya kebersamaan Allah Swt, oleh sebab itu anggota tubuh kita lahir dan batin, atau secara fisik dan qolbu senantiasa berzikrulloh sepanjang denyut jantung kita dan naik turunnya nafas yang dianugerahkan Allah Swt kepada kita,” tutup tuan guru.

Acara puncak dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang diiringi pembacaan Rawi Barzanji yang dipimpin oleh Syekh Ruslan Suaib kemudian usai dilanjutkan dengan Marhaban yang diikuti oleh para hadirin, zuriat juga tamu tamu undangan lainnya.

Tepat pada pukul 00.00 wib, dikumandangkan adzan.

Turut hadir dalam acara tersebut, yaitu syekh muda dan syarifah juga jemaah yang datang dari berbagai kabupaten/kota Sumatera Utara dan provinsi lain seperti Sumatera Barat, Riau, Kepri, Jawa Barat.

Selain iti juga hadir, anggota DPRD Simalungun Fraksi PPP, Hendra Sukmana Sinaga, Lurah Perdagangan I Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun,  Direktur PT. Macan Sejahtera Cahaya; Syekh Muda Moh Ali, Penghulu Bandar Tinggi Samsiadi.S.Sos.i, M.Si, Ketua Majelis Fatwa Syekh Ruslan Suaib.S.Ag,M.Pd, serta segenap zuriat dan keluarga yang ada dan undangan lainnya.

Segenap redaksional Gomediaku.con mengucapkan “Barakallah fii umriik, Tuan Guru. Semoga sehat, sukses, dan istiqomah dalam amanah.”

Sumber: kabarsimalungun.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini