Beranda Ragam Kesehatan & Lingkungan Aduh, Kasus Harian Meningkat Terus,’Tsunami’ Covid-19 Ancam Tanah Air

Aduh, Kasus Harian Meningkat Terus,’Tsunami’ Covid-19 Ancam Tanah Air

0
2674
Aduh, Kasus Harian Meningkat Terus,'Tsunami' Covid-19 Ancam Tanah Air

Jakarta – Tren kasus kenaikan Covid-19 di tanah air terus meningkat. Kemarin, sesuai dengan catatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, terdapat tambahan 17.895 kasus baru.

Dilansir dari CNBC Indonesia, peningkatan kasus per kemarin, Rabu (2/2/2022) angkanya jauh lebih tinggi jika dibandingkan pada 1 hari sebelumnya yang tercatat 16.021. Bisa dikatakan kasus Covid-19 Indonesia memang sedang mengalami tren kenaikan dalam beberapa hari kebelakang.

Juru Bicara (Jubir) Pemerintah dalam Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan perkembangan terbaru penanganan Covid-19 di Indonesia. Wiku menjelaskan saat ini tren kasus positif Covid-19 terus meningkat.

“Peningkatan yang terjadi cukup tajam dan dalam waktu singkat kasus meningkat cukup besar dan berkali-kali lipat,” jelasnya.

Wiku juga berpendapat jika peningkatan kasus positif Covid-19 dalam minggu ini merupakan yang paling banyak. Sebelumnya, atau tepatnya minggu kedua bulan Desember 2021, kasus positif Covid-19 mingguan masih di posisi level 1.400.

Selanjutnya terjadi peningkatan menjadi 3.000 (9 Januari 2022), 5.400 (14 Januari 2022), dan 14.000 (29 Januari).

“Dan di minggu ini kasus mengalami lonjakan menjadi 56 ribu kasus dalam satu minggu. Jumlah ini meningkat 40 kali lipat dibanding dengan awal Januari,” ungkap Wiku.

“Bahkan jika dilihat dari kasus positif harian maka per tanggal 1 Februari kemarin, kasus harian telah mencapai 16.000 lebih tinggi dari pada penambahan harian pada gelombang pertama di bulan Desember 2020,” katanya.

Secara keseluruhan, positivity rate harian dari pemeriksaan antigen dan PCR sudah menggapai angka 6% atau sudah berada di atas standar Badan Kesehatan Dunia WHO, yakni 5%. Sebelumnya, Wiku mengatakan positivity rate pernah konsisten di angka 0% hingga dengan 2%.

“Tentunya kenaikan kasus positif ini sudah seharusnya menjadi peringatan bagi kita semua untuk kembali merefleksikan kedisiplinan kita terhadap protokol kesehatan,” sebutnya.

Baca Juga  Tangkal Omicron, Pfizer Bakal Luncurkan Vaksin Khusus

Wiku menyebutkan jika penambahan kasus harian Covid-19 ikut berdampak pada peningkatan Bed Occupancy Ratio (BOR).

Menurutnya, pada Wisma Pademangan dan Rusun Penggilingan tingkat hunian BOR mencapai 19%, sedangkan untuk Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran nilainya sudah hampir 61%.

“Rata-rata BOR di RS rujukan tingkat nasional mencapai 13,89%. Dengan DKI Jakarta penyumbang tertinggi sebesar 52%, Banten 22%, dan Jawa Barat sebesar 16%,” sebutnya.

Tetapi, tetap ada kabar baik. Masih ada 30 provinsi lain di tanah air yang mempertahankan tingkat BOR di bawah 10%, semisal di Sulawesi Tenggara (7%), DI Yogyakarta (6%), dan Sulawesi Utara (5%).

Wiku mengungkapkan, sekarang di RSDC Wisma Atlet Kemayoran menyediakan 7.894 tempat tidur untuk seseorang yang melakukan perjalanan luar negeri di mana bergejala ringan/sedang. Sementara itu, ada 5.796 tempat tidur di Wisma Atlet di Pademangan dan 1.566 tempat tidur di rusun Penggilingan.

Selain itu untuk kondisi dengan gejala berat ada 444 tempat tidur di 6 rumah sakit rujukan dan 663 kamar untuk isolasi terpusat PPLN di hotel untuk tanpa gejala/ringan.

“Total ada 76 ribu tempat isolasi terpusat di Indonesia,” ungkap Wiku.

Pada kesempatan yang sama, Wiku mengatakan saat ini kasus positif Covid-19 semakin meningkat.

“Peningkatan yang terjadi cukup tajam dan dalam waktu singkat kasus meningkat cukup besar dan berkali-kali lipat,” tambahnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini