Tuntut Kasus Money Politik, Ratusan Masa ”Serbu” Panwas Pilkada Rohul

0

ROHUL, gomediaku.com-Akibat tak terima dengan keputusan Pleno Panwas Rohul dan Sentra penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Pilkada Rohul soal penanganan kasus money politik di Kabun, Ratusan massa dari Forum Peduli Demokrasi mendemo kantor Panwas Rokan Hulu, Selasa (15/12).

Ratusan Massa yang begerak sejak pukul 10.00 Wib, menilai Komisioner penyelenggara Pemilu ini sudah “masuk angin”.

Dalam orasinya, orator aksi Fadli dan Mukmin Kuti menyayangkan sikap Panwas Rohul yang menghentikan proses penyelidikan terhadap tiga pria yang terindikasi terlibat money politik terjadi di PT Padasa Enam Utama Kebun Kalda.

Disebutkan pendemo, Tiga pelaku money politik untuk mengarahkan kepada Paslon tertentu itu sudah jelas dan barang bukti sudah tertangkap dan terbukti, namun pada akhirnya kasus dugaan money politik tersebut ditutup, inilah yang mau kami tuntut.

”Jangan jangan Panwas sudah masuk angin, makanya kami datang mau ngerok bapak dan ibuk Panwas,” teriak Fadli.

Pendemo diterima oleh Ketua Panwas Rohul, Hidayati dan komisioner Panwas, Gummer Siregar di depan kantor Panwas Rohul.

Dalam penjelasannya, Ketua Panwas Rohul, Hidayati menyebutkan bahwa kasus money politik yang terjadi di PT.Padasa Enam Utama (PEU) itu, tidak cukup bukti untuk dilanjutkan.

”UU money politik pasal 73 ayat 1, tidak menyebutkan sangsi yang jelas,” kata Hidayati.

Sementara komisioner Panwas, Gummer Siregar mengajak masa pendemo untuk menuntut pembuat UU tentang money politik itu.

”Mari kita tuntut yang membuat UU money politik itu, karena sangsinya tidak jelas,” ajak Gummer Siregar kepada masa aksi demo yang dikawal ketat personil Polres Rohul itu. (Yus)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan Masukkan Komentarmu
Silakan Masukkan Nama Disini