TP PKK Siak Komitmen Atasi Angka Stunting

0

Siak (Gomediaku.com) – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Siak fokus pada penurunan angka stunting di kabupaten tersebut.

Hal ini bukan tanpa alasan mengingat angka stunting di Kabupaten Siak masih terbilang tinggi. Bahkan Siak berada di urutan kelima kasus stunting di Provinsi Riau berdasarkan laporan pengumpulan data E-PPGBM atau pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat pada bulan penimbangan, jumlah keseluruhan mencapai 33.155 balita yang mengidap stunting.

Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Siak, Rasidah usai dilantik oleh TP PKK Riau di Gedung Daerah Pekanbaru, Senin 21 Juni 2021.

“Setelah dilantik tugas pertama saya selain mengukuhkan pengurus baru juga fokus penurunan stunting di Siak,” cakapnya, Selasa (22/6/2021).

Rasidah memaparkan sejumlah program-program prioritas PKK sesuai dengan hasil Rakernas.

“Jadi di PKK ada empat kelompok kerja (Pokja) yang mengacu pada kebutuhan daerah. Kemudian semua Pokja tersebut dikaitkan dengan masalah stunting” jelasnya.

Ia menguraikan, masalah stunting ini sendiri menjadi salah satu prioritas pokja PKK. Pokja I tugasnya mengelola program Penghayatan dan Pengamalan Pancasila dan Program Gotong Royong.

“Secara bergotong royong diharapkan akan mampu menurunkan angka stunting di Kabupaten Siak,” kata istri Bupati Siak itu.

Kemudian Pokja II salah satu tugasnya adalah meningkatan pendapatan keluarga. Artinya dengan peningkatan pendapatan keluarga yang baik adalah salah satu cara mengatasi masalah stunting.

Begitu juga dengan pokja III yang mengelola program Pangan, Sandang, Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga.

Dan yang terakhir adalah pokja IV mengelola bidang kesehatan. Semuanya harus dikaitkan dengan penanganan masalah stunting di Kabupaten Siak.

Rasidah mengatakan, Pemkab Siak memberikan perhatian yang khusus. Setiap PKK kecamatan menerima l anggaran sebanyak 30 juta pertahun. Dan PKK Kampung menerima anggaran 25 juta pertahun diluar dari anggaran kelompok dasa wisma.

“Dengan anggaran tersebut PKK kecamatan dan PKK Kampung bisa melaksanakan kegiatan pelatihan-pelatihan sesuai dengan Pokja mereka masing-masing,” tutupnya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan Masukkan Komentarmu
Silakan Masukkan Nama Disini