Pilkada Rohul, Paslon Hafit-Nasrul Tidak Akui Pleno PPK Bonai Darussalam

0

ROHUL, gomediaku.com-Pasangan calon (Paslon) Bupati Rokan Hulu nomor urut 1, Hafith – Nasrul tidak mengakui hasil pleno Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang dilakukan pada Jumat malam (11/12).

Menurut Afrizal Anwar, saksi paslon urut 1, banyak ditemui kejanggalan, seperti adanya puluhan Daftar pemilih tambahan (Dptb 2) pada beberapa Tps yang diragukan Nomor induk kependudukan (NIK) sebagai keabsahan pemilih.

”Akibat adanya kejanggalan yg ditemui dalam proses penghitungan suara dan saat kita pertanyakan dalam pleno itu tidak ditanggapi PPK, sehingga kita menyatakan walk out dari rapat,” kata Afrizal dalam konprensi pers di kantor koalisi Hafit-Nasrul, Sabtu (12/12).

Disebutkannya, Dptb 2 yang dipertanyakan itu diantaranya, di Tps 1 desa Sontang, ada 44 Dptb 2 dan di Tps 2, terdapat 46 Dptb2. Saat dipertanyakan oleh saksi dan minta kotak dibuka dalam pleno itu, PPK diam dan tidak menggubris.

Selain itu, data formulir C1 tidak ditanda tangani oleh satu orang pun petugas KPPS. Hal itu ditemui Desa Rawa Makmur, Teluk Sono, Pauh, Sontang dan Kasang Padang.

”Dari tujuh desa, Hanya dua desa yang bisa kita terima perhitungan suaranya, yaitu desa Bonai dan Kasang Padang,” ungkap Afrizal.

Sementara itu, Jenewar Effendi, wakil Ketua Demokrat Rohul, menyebutkan ada indikasi konspirasi dan mobilisasi pemilih utk memenangkan paslon tertentu.

”Partai pengusung pasangan Hafith-Nasrul, akan mempelajari data dan Pleno PPK Bonai Darussalam itu dan segera mengambil sikap dengan melayangkan keberatan kepada KPUD dan Panwas,” kata Jenewar. (Yus)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan Masukkan Komentarmu
Silakan Masukkan Nama Disini