Penyaluran BST di Kantor Pos Capai Ribuan Penerima Dengan Kedepankan Protokol Kesehatan

0

Pekanbaru (Gomediaku.com) – Pandemi Covid-19 berimbas pada banyak sendi kehidupan, tak terkecuali ekonomi. Masyarakat Indonesia banyak yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), dirumahkan, dan usaha yang gulung tikar. Dalam hal ini pemerintah pusat memberikan stimulus berupa berupa Bantuan Sosial Tunai (BST) yang dikelola oleh Kementerian Sosial dan disalurkan oleh Kantor Pos di masing-masing daerah.  

Kantor Pos menyalurkan BST untuk ribuan penerima manfaat setiap harinya. Dalam penyaluran BST, tetap menerapkan protokol kesehatan. Pengunjung Kantor Pos harus menerapkan protokol kesehatan dengan mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. 

“Untuk mempercepat proses penyaluran BST, kami membuka 6 loket dengan nomor antrean guna menghindari penumpukan warga. Selain itu kami juga tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan dengan mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” jelas Satria Murni selaku Ketua Satgas BST sekaligus Wakil Kepala Kantor Pos Pekanbaru. 

“Ada kalanya penerima BST terkendala administrasi. Ada yang suaminya di luar kota, kemudian yang mengambil BST adalah istrinya sementara dokumen yang harus ditunjukkan adalah KTP Kepala Keluarga dan KK, atau nama orang tua yang mendapat BST, yang mengambil adalah anaknya, kemudia kami lakukan verivikasi dengan video call untuk melihat dokumen aslinya apakah sudah sesuai. Tujuan utama kami adalah para penerima manfaat harus mendapatkan haknya,” tandasnya lagi. 

Jika ada laporan dari warga atau pengurus RT setempat mengenai adanya warga yang tidak bisa mengambil langsung ke kantor pos karena kendala sakit atau hal mendesak yang tidak bisa dipaksakan, Kantor Pos Pekanbaru akan mendatangi langsung ke rumah penerima manfaat. 

“Kami akan antar langsung uangnya kepada yang berhak bila yang bersangkutan berhalangan untuk hadir karena terkendala sakit atau seorang diri yang tidak dapat bepergian. Sudah banyak yang kami antarkan bahkan di hari libur. Ini sudah menjadi tugas kami,” tutur Irma selaku Koordinator Lapangan BST Kota Pekanbaru pada 14 Oktober 2020.  

Lain halnya apabila nama penerima yang tidak dapat diidentifikasi seperti alamat yang tidak jelas. Ada beberapa nama yang hanya menyebutkan nama dengan alamat yang hanya mencantumkan kecamatan dan kelurahan. Kantor Pos Pekanbaru telah berupaya untuk mencari dan menginfokan kepada petugas di kelurahan setempat namun tidak dapat ditemukan. Permasalahan ini yang menyebabkan dana BST tidak dapat diambil dan harus dikembalikan ke negara. 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan Masukkan Komentarmu
Silakan Masukkan Nama Disini