Pekanbaru Harus Kendalikan Perayaan Tahun Baru Guna Cegah Penyebaran Covid-19

0
Firdaus, ST., M.T., Walikota Pekanbaru.

PEKANBARU (Gomediaku.com) – Ada perbedaan yang cukup kontras dalam perayaan pergantian tahun sejak pandemi Covid-19 menghampiri Negeri Lancang Kuning, Provinsi Riau. Malam pergantian tahun yang biasanya disambut gegap gempita warga Kota Bertuah, Pekanbaru kini bakal sepi tanpa pesta kembang api.

Wali Kota Pekanbaru, Dr Firdaus MT dalam Surat Edaran (SE) nomor 86 tahun 2020 yang salah satu isinya melarang warganya membuat kegiatan keramaian saat malam tahun baru, guna menghindari penularan dan munculnya klaster baru COVID-19.

Firdaus di Pekanbaru, Senin (21/12/2020), menyebutkan ada beberapa poin yang diatur juga dalam edaran yang dikeluarkan tersebut, dan diharapkan dipedomani oleh seluruh masyarakat. “Kami tidak ingin ada kluster baru perayaan tahun baru di masyarakat, maka diimbau semua mematuhinya,” kata Firdaus.

Adapun isi SE tersebut antara lain seluruh pengurus rumah ibadah yang melaksanakan perayaan Natal dan tahun baru, tetap dapat membuka rumah ibadah guna menjalankan ibadah namun tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat.

Kedua, seluruh masyarakat Kota Pekanbaru dari berbagai kalangan pada saat malam pergantian tahun tidak diberikan izin keramaian, dan dilarang untuk mengadakan kegiatan dalam bentuk apapun, baik kegiatan di dalam gedung maupun di luar gedung, termasuk mengadakan pesta kembang api dan konvoi berkendara di jalanan. Ketiga, dalam menghadapi libur Natal dan tahun baru, diimbau kepada seluruh masyarakat Kota Pekanbaru menghindari aktifitas berpergian keluar kota.

Keempat, seluruh pelaku atau penanggung jawab usaha jasa kepariwisataan dan hiburan umum pada malam pergantian tahun, membatasi waktu jam operasional tempat usaha atau hiburan yakni hingga pukul 20.00 WIB.

Kelima, diminta kepada seluruh Camat/Lurah dan RT/RW untuk mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dalam melaksanakan aktifitas.

Senantiasa mengkampanyekan perubahan perilaku dengan melakukan 4M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dengan sabun dan Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan).

Selain mengeluarkan edaran, pemerintah kota melalui Satgas COVID-19 Pekanbaru bakal melakukan pengawasan saat perayaan natal dan tahun baru.

Mereka mengawasi masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan. Pengawasan dilakukan di rumah ibadah, dan pusat keramaian. “Nanti ada petugas gabungan yang akan melakukan pengawasan. Ini guna meminimalisir penyebaran dan peningkatan kasus COVID-19 saat libur Natal dan tahun baru,” tukasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan Masukkan Komentarmu
Silakan Masukkan Nama Disini