Ini Cerita Big Book yang Membuat Mahasiswa UNJA Penasaran di Masa Pandemi

0
Mahasiswa UNJA sedang praktik mengajar dengan Si Big Book. (credit tittle : Tanoto Foundation)

Jambi (Gomediaku.com) – Saat ini kegiatan literasi bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, terlebih seperti dimana pandemi Covid-19 saat ini.

Saat segala sesuatu yg biasanya dilakukan di luar rumah kini mau tidak mau hampir semua rutinitas diluar dilakukan di rumah.
Ada banyak waktu senggang yang tersedia, yang bisa kita habiskan dengan hobi atau kesukaan kita. Misalnya saja membaca buku, menulis, menggambar atau ada banyak sekali hal-hal bermanfaat yang bisa kita lakukan dirumah.

Sebagian instansi melakukan “work from home” atau WFH dengan jam kerja yang dikurangi sesuai anjuran pemerintah setempat. Begitu juga halnya dengan Sekolah Dasar Negeri 131/IV Kota Jambi, tenaga pendidik melakukan shift sehari masuk, sehari tidak.

Sebagai bentuk pelaksanaan protokol kesehatan ditengah pandemi. Toh, tak menyurutkan para tenaga pendidik disana untuk hadir dan bersemangat untuk melakukan pembelajaran jarak jauh demi peserta didik dirumah.

Terlebih sekolah mereka kedatangan para mahasiswa PLP (pengenalan lapangan persekolahan) dari Universitas Jambi yang juga mitra LPTK Tanoto Foundation.

Para mahasiswa yang ditugaskan di sekolah yang dikepalai Basyir ini berjumlah 10 orang. Mereka berkesempatan menambah wawasan mereka selama dua bulan ini untuk mengenal berbagai kegiatan pembelajaran jarak jauh maupun manajemen berbasis sekolah.

Mulai dari pengenalan administrasi kelas, mendesain pembelajaran , membuat media pembelajaran jarak jauh, membuat Lembar Kerja Peserta Didik sampai praktik mengajar.

Apa itu Big Book?
Dalam merancang media pembelajaran jarak jauh tentunya harus dengan sesuatu yang membuat peserta didik tertarik dan tidak bosan. Salah satu yang dilakukan oleh guru adalah membuat sebuah big book atau buku besar. Apa itu big book?
Big book merupakan buku cerita dengan ukuran, gambar, dan tulisan besar yang biasanya digunakan untuk pembelajaran membaca melalui membaca bersama dan membacakan cerita.

Dengan adanya pelatihan di modul II yang diselenggarakan oleh Tanoto Foundation khususnya bagi guru yang mengajar di kelas awal ini sangat bermanfaat untuk mendesain pembelajaran di kelas yang bisa diaplikasikan juga pada pembelajaran jarak jauh di masa pandemi ini.

Si buku besar ini cukup menarik karena didalamnya di dominasi dengan gambar yang besar juga mendukung teks bacaannya. Selain itu, big book ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan juga dekat dengan siswa, karena kita yang membuatnya.

Serunya Membuat Si Buku Besar
Sebagai kegiatan disela-sela kesibukan para mahasiswa ini, Nurfaidah yang akrab disapa bu Nufa ini melakukan diseminasi langkah-langkah membuat big book kepada mahasiswa.

Kegiatan diseminasi ini dilakukan sebagai ajang menumbuhkan kreatifitas dan minat mencitakan karya–karya literasi yang bisa di gunakan sebagai kebermanfaatan untuk oranglain khususnya peserta didik.

Kegiatan diawali dengan pengenalan big book dan menunjukan beberapa big book yang telah dihasilkan sebelumnya dan juga big book donasi dari Tanoto Foundation yang diberikan kepada sekolah.

Kemudian dilanjutkan dengan langkah-langkah pembuatannya, dimulai dari membuat kerangka cerita hingga langsung praktek membuatnya. Para mahasiswapun antusias dalam kegiatan ini.

“Kegiatan desiminasi big book yang lakukan memberikan pengetahuan baru kepada saya bagaimana sistematis dalam pembuatan big book, manfaat dan penerapan pembelajaran menggunakan big book. Menurut saya kehadiran big book dapat membantu proses pembelajaran baik dikelas rendah maupun kelas tinggi, tampilan yang menarik dengan dilengkapi gambar, tulisan yang berukuran besar, warna yang menarik mampu menarik perhatian siswa dan juga motivasi belajar mreka. Penggunaan big book sangat cocok digunakan pada kelas awal, dengan big book siswa lebih mudah mengenali huruf, kata dan mampu meningkatkan kemampuan imajinasi siswa dengan gambar-gambar yang dihadirkan, sedangkan pada kelas tinggi membantu siswa untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman mereka mengenai literasi serta meningkatkan minat baca mereka,” ujar Wiji Lestari, salah satu mahasiswa PLP berkacamata ini.

Lain halnya menurut Dinda Yulia Syafira yang sering disapa Rara ini, sebagai koordinator teman-teman PLPnya berpendapat.

“Menurut saya melalui kegiatan diseminasi Bigbook oleh Ibu Nurfaidah,SPd.SD ini menambah pengetahuan saya, dimana dengan adanya bigbook ini dapat menambah minat siswa dalam melaksanakan pembelajaran terutama kegiatan literasi, sebagai calon guru, bigbook ini juga bisa dijadikan salah satu pilihan media yang tepat untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam membaca dan menulis terutama di kelas rendah (kelas 1-3) namun untuk kelas tinggi, bigbook ini juga dapat digunakan agar siswa lebih mengerti dalam menyerap materi dengan adanya gambar yang menarik dan informasi yang jelas mengenai materi tersebut.”

Dengan adanya pembuatan big book ini, sekolah memiliki banyak koleksi media pembelajaran yang bisa digunakan sesuai dengan materi yang kaan diajarkan. (rls)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan Masukkan Komentarmu
Silakan Masukkan Nama Disini