21 DPD I Tolak Munaslub, Ical: Kalau Bersedia Ambil Risiko, Saya Tidak Akan Berkhianat

0

JAKARTA, gomediaku.com-Ketum Partai Golkar hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie, menyatakan akan mempertimbangkan keputusan terkait usulan Munaslub untuk mengakhiri konflik internal partai. Sebanyak 21 DPD I memang menolak digelarnya Munaslub meski menyerahkan keputusan akhir kepada Ical.

Saat berbicara di hadapan peserta Rapimnas usai mendengar pandangan umum dari 34 DPD tingkat I dan 10 ormas sebagai pemilik suara di Rapimnas, Ical menegaskan dirinya akan tetap loyal terhadap keputusan pengurus.

”Saya mendengar, mayoritas menolak Munaslub dan semua yang menolak dan menerima. Menyerahkan sepenuhnya kepada DPP dan saya pribadi. Saya memohon waktu, bersalat istikharah untuk memikirkan apa yang baik untuk kita,” ujar Ical di arena Rapimnas Golkar di JCC, Senayan, Senin (25/1/2016) dini hari, sebagaimana dilansir detik.com.

Ical pada pidato pembukaan Rapimnas memang sudah menyatakan pilihan Munaslub menjadi jalan yang pahit untuk persatuan Golkar. Ical menyinggung pemerintah yakni Kementerian Hukum dan HAM yang tidak mengambil keputusan untuk memberi SK kepengurusan Munas Bali.

”Saya tidak bisa membaca apa yang diambil pemerintah bila terjadi munas yang akan diselenggakan bulan Maret padahal MPG (Mahkamah Partai kepengurusan Riau, red) sudah tak berlaku lagi,” imbuh dia.

Karena itu Ical menegaskan apapun keputusan Rapimnas harus diputuskan bersama seluruh pengurus meski opsi Munaslub pada akhirnya nanti ditolak dalam keputusan akhir.

”Kalau saudara bersedia mengambil risikonya, saya tidak akan mengkhianati saudara. Ini memang pahit, supremasi hukum oleh kekuasaan politik. Saya kemarin menawarkan melakukan Munaslub, tapi menyerahkan sepenuhnya kepada saudara,” tutur Ical.

Sementara itu Waketum Nurdin Halid kepada wartawan menyebut penolakan Munaslub oleh mayoritas pengurus DPD I masih berupa pandangan umum, belum jadi keputusan yang diketok pada Rapimnas.

”Ketum (Aburizal Bakrie) jelas menawarkan Munaslub. Tetapi hasil akhir di Rapimnas bukan ketum. Dalam pandangan umum tadi 21 DPD I menolak karena berlandaskan konstitusi, Munas Bali sangat sesuai konstitusi. Mereka berpendapat konstitusi. Sedangkan 9 (DPD I) menerima tetapi menyerahkan ke ketum,” kata Nurdin. (ee)

Teks Foto: Aburizal Bakrie di forum Rapimnas Golkar. (f: dtc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan Masukkan Komentarmu
Silakan Masukkan Nama Disini